Selasa, April 15

Kau dalam Hariku

Sedari tadi aku berdiri di hadapan jendela lantai 12. Dari ketinggian itu aku melihat atap-atap ruko, sekolah, rumah penduduk, mobil dan motor yang terul mengalir deras di jalanan. Aku kemudian melihat ke awan, dan membayangkan dirimu yang telah menjelma menjadi hari ini. Mungkin, kau tidak akan berkunjung di sini, tapi aku yakin akan ada hal yang membawa datang ke sini. 

Aku menjalani hari yang mengajarkanku untuk lebih baik untukmu, meski untukmu tidak baik. Aku melangkahkan pikiranku bersama cemas sekedar ingin menolong diriku sendiri dan mampu belajar untuk lebih kuat dari sebelumnya. Sedari tadi, aku ingin menulis banyak hal dan sejumlah kepenatan yang ingin kuhabiskan di sini. Tapi, aku tak mampu menjelaskannya dengan baik. Ini catatan untuk hari ini, bahwa aku ingin mengatakan sesuatu yang kadang tidak sepenuhnya mampu kujelaskan dengan baik.

Aku sedang belajar memahami diri sendiri. Kau dalam Hariku akan menjelma menjadi aku yang kau, dan sebaliknya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar