Rabu, September 11

Mencintaimu dengan Sederhana

Bagaimana kau yakin akan cerita yang dulu aku tulis? Aku terkadang ingin mengetahui cerita itu lebih dalam, lebih jelas dan lebih dari apa yang aku tahu hari ini. Mungkin, saat aku belajar menulis dan bersembunyi, aku juga berharap kau menjadi orang yang kelak menemukan aku di sini. Dan pada akhirnya, kejadian itu terjadi seketika. Lantas, sekarang aku merasa pada dunia yang dulunya tidak pernah kupikirkan akan ada. 

Sapardi menuliskan rangkaian kata dalam puisi "aku ingin" sekiranya mampu menjelaskan apa yang ingin aku katakan sejak lama, hingga hari ini. 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu
kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan
kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sesungguhnya, aku ingin menuliskan puisi yang serupa. Namun sepertinya waktuku untuk berbenah masih kurang, banyak hal yang mesti kupelajari. Buku-buku yang menumpuk segera kuhabiskan, mungkin di sana, di lembaran itu aku mampu berbenah. Aku juga senang berada di sini, sebab di tempat inilah saya belajar mencintaimu dengan sederhana. Bila saja ka tak menemukanku hari itu, mungkin aku telah jadi abu yang dipeluk tanah dan lahir melebur menjadi sesuatu yang baru. 

Di sini, tempat aku terus merasa bahwa kau pernah menjadi kesunyian yang paling aku rindukan. Kebisuan yang paling membuat aku rindu, dan segala tanya yang tumbuh di kepalaku. Membuat aku selalu rajin untuk berbenah dan melihat waktu sebagai pintu. Pintu yang diberikan Tuhan kepada kita, yang selalu merindu akan perjalanan dan kepulangan.


Di sini, aku kemudian rajin menuliskan rasa. Tidak lain sebagai upaya yang mengajarkan aku untuk menjadikan segala daya kembali kepada ketulusan. Lebih tulus dari isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. 

Sesungguhnya, aku ingin mencintaimu dengan sederhana. 

Kutulis surat ini, beberapa menit sebelum menjelang adzan subuh di Kotaku.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar