Rabu, Agustus 28

28 Agustus 2013


Buku ini hadir sebagai hadiah sederhana untuk kisah kita.
Saya telah mengirimnya di email. Selamat membaca, menikmati.

SELAMAT 28 

Jumat, Agustus 23

Selamat

Selamat,

Tuhan menjawab doa-doa ini.
saya senang mendengarnya, sungguh.

Selamat

Tuhan punya jalan yang indah,
saya melangkah, boleh saya menemani? Dan kau tertawa dan menjawab.

Selamat

saya ucapkan selamat kepada kamu.

saya ingin selalu hingga saya hilang dan tenang menuju Tuhan

Tapi

aku sesak dan tersesat.

tapi aku air mata, pipi tak akan menepi dari jejakku.

Selasa, Agustus 20

Seminggu Ini

Tulisan ini datang menagih,
anak kecil yang ada dalam diriku selalu menyuruhku untuk banyak meminta.

Tapi, tulisan ini juga seperti hadiah untuk anak kecil di dalam diriku.
Agar dapat bersabar dan belajar untuk tidak rajin menyalahkan diri

Tulisan ini juga ingin menjadi tulisan itu, yang kau istilahkan kanvas biru.
agar ada rumah untuk cemas berkemas menjadi lebih damai.

Tapi, tulisan ini juga datang seperti menghadang ingin-inginku.

*

Seminggu ini, aku masih menunggu surat untuk kubacakan pada anak kecil dalam diriku.

Surat itu, ada pada jarak dan letak kau merasakan jauh
atau antara rindu dan kehilangan waktu


Sehingga yang tak menentu kadang tidak dapat dituntut
seperti surat misalnya.

Seminggu ini, saya yakin kau baik di sana. Dan selamanya, kau baik di sana.

Sesekali, kita bertemu dalam tulisan.
Ingatlah untuk pulang,!!!

*
Mungkin menjelang KITA ulang tahun.
atau saat KITA ulang tahun
Aku ingin merayakannya bersama-sama, di sini.


Sabtu, Agustus 17

Hari Keempat dan Kelima

Hari Keempat

Kau terdengar dan terasa,

di telinga;aku ingin kau jadi kabar dan debar atas dunia
di mata; aku melihat dunia, kau dan aku. Semoga

Bila aku tiba, dan kau menanti

Semua akan semakin,

menjadi lebih
baik, dan indah.


*

Hari Kelima

Segeralah, kita segera merdeka.

sebelum aku dijajah cemas
dan matahari mengajak waktu menyilang nasib

________________

aku berharap, senja
mampu kita kalahkan dengan indah
bersama indah

mencintai waktu
dan bersama

aku selalu terkenang
atas kau yang berjanji
dan waktu yang menepati
lalu menjadi KITA

bila aku datang di masa depan

kuberi kau selamat dan selamat pada diriku sendiri
atas seluruh yang MERDEKA, antara kau dan aku.

aku, mengajakmu sedikit mengenang hari Lahir bangsa ini.
tempat kita memadu mimpi dan seluruh kisah

Merdeka. Doa segera Merdeka


Kamis, Agustus 15

Hari Ketiga

Hari yang mengurung banyak keinginan namun membebaskan banyak hal.
Aku mencarimu di tempat yang sama, di waktu yang sama,
di dalam kenangan kemarin.

Sebelum aku dan kau menjadi kita.

28, aku ingin tanggal itu jadi musim
yang rindu kita gugur atau mungkin sebaliknya
rindu kita mekar dan aromanya kian menebar
menusuk waktu dan diriku sendiri

Aku mencarimu di balik halaman ceritaku sendiri

Ingat beberapa waktu lalu, beberapa tahun mungkin

Aku ingin segera berada di halaman selanjutnya,
di halaman kau dan aku, benar-benar menjadi kita

yang kenangan inginkan adalah lahir sebagai bukti
dari cinta dan keyakinan yang kita jaga

kita berangan agar angin mudah mengirimnya kepada Tuhan
atau siapa saja, bahkan termasuk halaman ini

aku mencarimu, di malam bahkan di semua hal yang kau berikan


selamat menantiku, menemukanmu

dan kita akan selalu menyukai dan menjaga, satu sama lain. Kau dan aku,

Terima Kasih, aku menyukai rindu, setiap rindu yang jadi hari.


Rabu, Agustus 14

Hari Kedua

Kota ini semakin ramai
tapi aku merasa sangat sepi

Apa di kotamu juga seperti itu?

Jalan-jalan di sini begitu sesak
tapi dalam hati ada yang sesak
atas rindu

Apa di sana seperti itu juga?

Bila aku ke kotamu, akan kuberi jam dinding.

Yang detiknya kau dengarkan berdetak. Serupa jantungku yang makin rajin mengalahkan detik.

Kota ini ingin kujadikan kotak mungil. Di dalamnya, aku ingin jadi kurcaci, sendiri. Penghuni yang sepi. 

Tapi akan hilang bila kau memanggilku jadi ramai.

Ada damai.

Selasa, Agustus 13

Hari Pertama

Hari pertama; pagi merdu saat kicau rindu mulai bernyanyi.

Hari selanjutnya; kita akan saling menjaga, tenang.

Mari menikmati jarak yang akan membuat kita; menjadi kita sebenarnya.

_____

PERPUSTAKAAN Psikologi, saya menulis.

Minggu, Agustus 4

Saatnya Pulang

Pulanglah lebih cepat, tapi tepat.

Kau dan aku akan menjadi kita: iyakan?

Jalan ini, dikemudian hari jadi kenangan.

Hari ini dikemudian hari jadi jalan.

Bersama dan kita tentang cinta.

Melaju, waktu ini dan kau adalah aku.

Iyakan?
Katakan kepadaku berkali-kali. Bahwa aku adalah cinta untuk kau.

Ini terakhir atau tidak sama sekali.

Sabtu, Agustus 3

Surat Kecil

Ruang ini selalu membuatku jauh lebih baik. Juga merasa nyaman, sebab kau jadi pengunjung paling setia.

Selalu dan selamanya, hanya kau.

Malam ini, lewat surat singkat ini. Aku ingin memberitahukan sesuatu hal.

Bahwa: cermin hari ini adalah visualisasi yang kurajut dalam kata dan menjadi doa.

Semoga esok kau membacanya. :)

Jumat, Agustus 2

Rantai Waktu Yang Rindu

sebatang rindu;
tumbuh di kepalaku
menjalar subur
dan tak sabar
ingin merenggut penat

mari merawatnya:
sirami dengan waktu
atas engkau hadir
di dalam titik nadir
"benar, aku menyukainya"
Rindu ini tepatnya.

kepalaku butuh hujan:
esok kau datang
bersama awan
atau langitmu
kau teduh penuh
dan cinta

cinta adalah rindu
rantai atas waktu dalam temu

________________________________
Menjelang Datang 28 Agustus