Jumat, April 19

Cerita Kita = Abadi

Aku ingin sekali mengunjungimu Minggu ini. Ada beberapa hal yang kujanjikan namun belum sempat terlaksana. Pada akhirnya, aku telah menjadikan diriku malu kepada diriku sendiri. Beruntung kau selalu bisa menghadapi kondisi yang hari ini aku alami, sementara aku kadang menjadi lupa dengan siapa aku dan siapa kamu. 

Bukan hanya Minggu ini, tapi hari-hari biasanya. Entah mengapa Minggu ini lebih dari biasanya. Bulan ini sedikit berat, seperti menyambung berat bulan kemarin. Namun, berkat cerita darimu aku selalu bisa menikmati hari yang kadang mengundang pesimis dalam hariku. 

Kau selalu bisa membuat aku jatuh cinta, cemburu, dan menggiringku dalam tawa. Sementara aku, entah bagaimana. 

Kehadiranku di harimu adalah cerita yang kujadikan dunia tersendiri dalam pikiranku, dalam perasaanku. Aku ingin kau segera menjadi duniaku yang utuh, tempat aku membangun rumah dan menanam banyak pohon. Duniaku, dunia hijau dan denganmu akan semakin hijau. Rindang penuh kasih dan sejuk damai akan menjelma jadi tamu atau tetangga di rumahku. 

Maafkan sebulan ini, aku kadang lupa dengan siapa aku, dan siapa kamu. Duniaku hari ini sedikit berat, aku belajar bersahabat dengan lukaku sendiri, hingga kau datang kembali untuk mengajarkan bahwa aku tidak sendiri. 

Aku senang kau selalu mengundangku dalam cerita ini. Duniaku semakin hijau, tanpa polusi dari kesunyianku sendiri. 

Aku turut bersenang ria dengan segala dunia ini, dengan segala cerita kita. 

Apakah kamu sudah kuperdengarkan lagu yang berjudul "Cerita Kita"?

Lagu itu kuciptakan saat kau marah dan hampir lupa cerita ini, entah aku pernah memperdengarkannya kepadamu atau tidak. Tapi sepertinya tidak, jika kita bertemu mungkin aku akan menyimpannya di laptopmu atau di Handphonemu. 

Cerita Kita adalah cerita, bahkan jadi lagu, dan mungkin akan jadi Film. Yang jelas akan jadi kekuatan dan kenangan, saat kau atau aku lemah, maka cerita kita akan jadi kekuatan, "Bersama Kita Bisa". 

"Bersama Kita Bisa". Ini slogan politik cinta aku dan kau, beberapa orang akan cemburu. Semoga tidak, 

Hey, aku mencintaimu malam ini, dan jatuh cinta kembali saat kau memanggilku masuk dalam ceritamu. Memang, hari ini adalah cerita kita, hingga esok dan seterusnya, jadilah cerita kita. 

Pada akhirnya, menjadi Cerita Abadi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar