Minggu, Desember 23

Jadilah Waktu

menamai waktu sebagai bola kecil
lalu di genggam erat seolah tak membiarkan seorang pun melihat
menjadi seorang anak penyuka mainan serupa bumi
orang tua kita mengajarkan kita mengulur-ngulur waktu
hingga lepas malas menjadi kulit

berikan nama apa saja kepada waktu
hingga akhir-akhir ini, aku memanggil waktu dengan banyak nama
hingga namamu kupikir waktu

jadilah waktuku,
dan kemudian kita menjadi dua bocah kecil mungil
yang bermain waktu dengan senang
saling melempar menangkap bola
kecil-kecil sederhana, tanpa pikir kita akan dewasa esok



1 komentar:

  1. kadang merasa lebih gampang jadi anak kecil juga, nggak banyak pikiran kayak sekarang

    BalasHapus