Sabtu, November 10

Wujudkan Segera

Hari itu kau mengabarkannya lewat pesan. Dan mataku berfokus pada baris-baris yang kau tulis, di saat mataku baru saja terpejam cukup lama, sekitar 5 sampai 6 jam. Senang mendengar kabar itu, akhirnya kau berhasil dengan pencapain yang hebat. Bersyukurlah, 

Namun, cerita yang sering membuatmu bosan tiba-tiba hadir kembali. Mungkin karena kondisi yang cukup sulit untuk ditenangkan. Perihal jalan yang akan kau pilih setelah ini, hari itu, aku merasa bahagiaku sedikit diselimuti ketakutan-ketakuan yang tiba-tiba. Kupikir ini karena perasaan tengah mekar hingga menakar apa saja yang ada. Maaf aku tak mampu untuk lebih berani hari itu, di pikiranku sekumpulan bayangan datang mengacau. Hingga aku sedikit menggalau, :)

Kau tahu mungkin, perihal langkah yang kadang kau pilih berdasarkan pilihan orang lain. Di saat kondisi ini, aku tak bisa menemani dan kadang hilang tanpa kabar. Hingga kutulis surat ini, aku sedikit lebiih tenang. Sebab ini hanyalah pikiran, namun semoga kau bisa kuat untuk hal itu. 

Beberapa postingan kuselipkan kata "KUAT", berharap kau menjadi jauh lebih tangguh. Jalan yang kau pilih semoga tak membuat aku melakukan hal yang aneh. Aku tak banyak bicara, sebab aku paham kau selalu bisa mengerti dengan apa yang ada dalam pikiranku. Tanpa perlu kujelaskan panjang lebar dengan sedikit kata yang berulang. 

Sekali lagi selamat, dan teruslah berjuang bersama. Denganku, denganmu, dan semua harapan yang lahir dari perbincangan sederhana. Sesederhana apapun itu, patut untuk diwujudkan. #optimism

"Kita bisa menjadi lebih KUAT"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar