Jumat, November 9

Menangkan Dirimu

Sesuatu yang tak nampak belum tentu berarti tak ada, begitupula sebaliknya. Sesuatu yang nampak belum tentu ada. Partikel kehidupan selalu berpisah, atau bertemu untuk menciptakan suatu zat baru atau menguatkan zat tersebut. Jarak dari satu partikel ke partikel lainnya sangatlah dekat, semua yang ada di ruang ini adalah sekumpulan materi yang terhimpun dari partikel yang ada. Sekumpulan energi yang menyergap suatu kondisi, melahirkan bentukan atau perubahan baru. 

Saat kau membaca tulisan ini, tak ubahnya aku tengah duduk di sampingmu sambil membacakan berlembar-lembar sajak rindu. Kau mungkin tak melihatku secara fisik, namun saat aku menuliskan surat ini, ada partikel yang kuselipkan di setiap huruf yang ada. Kubiarkan mereka bebas lepas untuk bertemu dengan matamu, hingga masuk dalam pikiran dan perasaanmu. Sekiranya aku ada di sampingmu dalam kondisi seperti ini, namun bukan tidak mungkin, tulisan ini bisa sebanding dengah hadirku. Aku menulisnya dalam keadaan yang sama denganmu, "keinginan yang membuncah" seperti itu. 

Tarikan nafasmu menguatkan hadirku, setiap kali pandanganmu fokus pada baris-baris haru yang ingin menggenggam tanganmu. Kau bisa menghirup aromaku dengan merasakan lewat perasaanmu yang tengah bimbang dengan hari ini. Kebimbanganmu akan semakin membuatku terasa begitu berarti, bahwa kau telah sepenuhnya merasakan energi yang kutitipkan padamu selama ini. Perihal perasaan, aku berani mengatakan bahwa telah terhubung jembatan yang kokoh untuk mempertemukan titik-titik energi kita. Kusebut itu, "Ketulusan".

Aku ingin kau menjadi jauh lebih kuat setelah membaca serangkain kata dalam surat ini. Kau bisa menjadi lebih dari apa yang kuduga, berikan yang terbaik untuk diriku dan orang sekitarmu. Dari dirimu aku belajar untuk terus berjuang lebih tangguh, dan berusaha mengalahkan ketakutan pada diriku sendiri. 

"Menangkan dirimu, dari dirimu sendiri"

#Optimism ^^v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar