Minggu, November 25

Hujan November

Disini aku sering menatap ranting yang telah menjatuhkan daunnya. Melihat kawanan burung yang hinggap di ranting lalu aku mencoba merekamnya dalam sebait sajak. Daun yang jatuh mengabarkan satu kata, lalu angin yang berhembus mengundang sebait sajak. Banyak hal yang membuat sajakku menjadi ingin hidup disini. Terlebih saat bayanganmu hadir bersama hujan, rasa untukmu menjadi pelengkap yang mengutuhkan seluruhnya. 

Di kamarku, aku menuliskan surat-surat kecil yang kusimpan di handphone atau kutuliskan di kertas kecil. Aku mendapatkan rasa yang ingin selalu bermain denganmu, tertawa mendegar candaanmu lalu memikirkan hal-hal sederhana hingga hal tersulit bersamamu. Mengatasnamakan rindu dalam hal ini, namun bagiku lebih dari itu. Ada banyak keinginan yang tak bisa dijelaskan oleh kata Rindu. 

"kadang aku sesak" katamu

aku tak ingin menamai rasa yang kumiliki sesak, meskipun seutuhnya rindu menghadiahkan rasa yang lebih sesak. Anggap ini cobaan termanis, yang kuanggap cobaan termanis sebelumnya jauh lebih sesak. Ceritamu pernah menjadi kumpulan sesak yang menusuk hingga jatung, aku tak bisa mengucapkan kata yang tepat. Namun saat ini, aku bahagia dengan rasa yang ada. Cobaan termanis jilid berapa? Semua hal tentangmu, kupilih untuk menjadi cerita paling indah dalam perjalanaku. 

"Kau hadir dan telah menangkan hatiku" petikan sebuah lagu.

Metamorfosis Rindu menghadirkan rasa yang jauh lebih. Kemarin aku senang berjalan saat hujan, melihat parade kemudian hujan turun, aku lebih memilih berjalan dalam hujan. Mencari bayangan-bayangan yang mungkin ada. Atau berharap hujan menghadiahkan banyak cerita lagi. Hujan seolah melemparkan pikiranku menuju perasaanmu. 

"Ketika hujan, rinduku membuncah" katamu

Menunggu hingga hujan membasahi tepi hati yang ingin menanti. Aku ingin hujan, setiap hari bila hujan bertandang maka aku akan menari dalam kata-kata. Tentunya, tepat saat hujan datang aku bisa menemukan irama untuk tarianku. Sekarang, aku juga selalu ingin meminta hujan pada langit. Sebab lewat hujan, aku akan menemukan beberapa genangan air di perjalanan menuju rumahmu.

Aku senang menatapnya dalam-dalam, sebab kadang senyum atau tawamu muncul tiba-tiba dalam genangan itu. Di perjalanan menuju rumahmu, mungkin rindu menggambarkan perasaanku. Hingga imajinasiku mampu menghadirkan senyum atau paras wajahmu yang indah.  

Sekarang, November tengah menghadiahkan beberapa hujan di Minggu pertama. Namun, semenjak kalimat penolakan itu hadir, aku tak tahu cara menyambut hujan dengan senyum. Seolah lupa pada segala hal sederhana yang telah hujan berikan. .  Kini, hujan menyimpan banyak kenangan tentang cerita kita. Dan membuat aku selalu percaya bahwa akan ada irama yang jauh lebih indah dari hari ini. Sebelum hujan, aku senang membacakan beberapa kalimat cinta yang kupetik dalam sajak-sajak sederhana yang kumiliki. Saat hujan, aku mulai membacakannya padamu. Dan selepas hujan, aku menulisnya kembali di buku  bersampul merah. Buku yang berisikan sajak-sajak sederhana, yang ingin kuhadiahkan di hari ulang tahun kau menemukan aku. 

Aku selalu menuliskan harapan padamu, saat hujan ataupun saat hujan pergi, kemudian aku juga menagih suara yang ingin kujadikan surat. Termasuk hujan pagi yang sebentar lagi pergi. Sebelum aku dan kau dipertemukan rintih-rintih rindu.

Tanpa aku bertanya, kupikir kau bisa merasakan apa yang kutuliskan. Terlebih sebab aku dan kau adalah insan yang mengagumi kehadiran hujan. Aku atau kau bisa jatuh cinta tepat saat hujan ketiga di bulan Agustus. Hingga aku merasa, hujan hadir sebagai pertanda bahwa kau dan aku akan punya banyak cerita. Seperti hujan yang punya banyak kesempatan untuk hadir di bumi ini. Membasuh hati yang kering dan teruka, lalu menjadikannya indah dan sejuk.

Maka, selama hujan masih ada. Perasaanku pun akan selalu terjaga. Begitu pun dengan perasaanmu.  Sebab, aku atau kau adalah kita yang selalu aku satukan dalam surat-surat sederhana untuk Tuhan, agar kita selalu bahagia BERSAMA membaca balasan surat dari Tuhan.

1 komentar:

  1. bagus blog nya...salam knal y..

    jngn lupa mmpir ke blog sya..

    http://putra99999.blogspot.com

    BalasHapus