Rabu, November 7

Harapan Ki(T)a

"Begitu hebatnya rasa yang Tuhan sedang titipkan,
untukku, untukku, untukku,
padamu, padamu hanya padamu" (Lyla, 2012)


Keinginan untuk selalu ada dan bisa bersamamu dalam kondisi apapun.Kusebut selalu.

Kutulis yang sekiranya bisa memulihkan penat disini, kadang kala jarak menghadiahkan rasa yang begitu sulit untuk kuberi nama. Melebihi rasa yang sering kau sebutkan dalam chat, atau pun pesan yang kutitipkan. Tak terasa, sebentar lagi kau akan melangkahkan mimpi barumu. Maaf tak sempat menemanimu dalam meretas asa yang selama ini kau hiraukan. Tinggal menghitung hari, selanjutnya kau bersiap untuk berjalan lebih bebas. Bebas dalam artian, kau akan memilih jalan selanjutnya. Yang menurutmu terbaik untuk kau tempuh, 

Selamat atas perjuangan yang telah kau lalui, meskipun kita sadar bahwa apa yang kita perjuangkan belum maksimal. Kau dan aku, (baca:kita) mesti bersiap untuk lebih mengejar harapan dengan tekad yang jauh lebih kuat dibanding sebelumnya. Kita mesti berterus terang pada dunia bahwa ada harapan yang bisa menjadi cahaya dalam gelap. Aku penuh dengan ketakutan, namun dengan harapan yang terus kubiarkan bersinar, maka aku semakin kuat dan jauh lebih kuat. 

Kebahagiaan  yang dinanti itu, akan datang. #optimism

Bukan kau atau aku, tapi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar