Selasa, Oktober 30

Tentang Lagu

Aku tak pernah menempatkan irama dengan indah, sama ketika aku menyusun kata-kata dalam bait pusiku. 

Aku tak pernah bisa menjelaskan perasaan, dengan pikiran perasaan itu kadang tertutupi dan kemudian berubah menjadi apa yang pikiran inginkan. Tak bisa tertata rapi, 

Aku menyusun beberapa bait lagu dalam hati yang sendu, di hantui pikiran yang seolah kau akan pergi karena bosan dengan tempat yang mulai lapuk dengan waktu. Aku lakukan, dan aku ceritakan semua yang ada pada malam sepi hingga jemari kubiarkan bersentuhan dengan senar gitar lalu mencari nada untuk sebuah surat yang kujadikan lagu. 

Lagu itu, 

entah kau rasakan atau tidak? 

Setelah aku posting dan share kepada beberapa ruang membuat aku selalu optimis untuk semakin bisa berkarya untukmu, berkarya karena kau berbagi energi positif untukku. 

Perasaanku kemudian terbentur oleh pikiranmu, apakah perasaanmu juga?

Setiap kali mereka bertanya, tentang nada yang terdengar rindu. 

Aku selalu menjawab karena rindu untuknya telah menjadikan semuanya menjadi lebih dekat. Aku berusaha untuk terus melakukan apa yang bisa mendekatkan aku dan kau nantinya. 

Aku berusaha menyelesaikan semua rencana-rencana kecil untukmu, yang entah akan kau terima atau terbentur lagi dalam pikiranmu, atau juga perasaanmu. 

Usaha-usahaku mungkin tak terlihat begitu meyakinkan, tak terlihat istimewa menurutmu. 

Karena aku telah berubah? 

Aku selalu mengubah perasaanku terhadapmu, menjadi lebih kuat dan kuat setiap harinya. Terlebih ketika kau menyebutku seperti ini. 

Aku menyimpan bahagia untukmu, bila saatnya kuberi, kumohon terima. 

Aku hanya ingin bercerita pada orang lain, bahwa aku telah bahagia bersamamu. Selalu bisa yakin, dan selalu bisa memberikan hal baru.

2016, entah aku akan jadi apa. Optimis itu ada, kumohon bantu aku untuk mendapatkan itu.

Di mimpiku, aku telah berada di rumah sederhana dan siap memberikan isi dari bahagia yang telah kusimpan UNTUKMU. Ibarat sebuah tabungan bahagia, dan berbagai cerita yang mesti kita lanjutkan menjadi lebih indah. 

apakah perasaan spesial itu telah hilang dari perasaanmu?

ataukah hanya dalam pikiranmu, 

jika kau merasa setelah membaca tulisan ini pikiran dan perasaanmu masih merasa sama, bahwa lagu itu tak spesial lagi. Maka itu berarti, perasaanku telah gagal tersampaikan untuk perasaanmu.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar