Jumat, Agustus 24

Perjalanan

Suatu hari kau bertanya tentang kabar yang belum pernah kupikirkan sebelumnya. Keadaan tentang harimu yang selalu menemani hadirku ataupun sebaliknya. Lalu kabar dimana semua tak seperti biasanya. Aku sulit menjelaskannya, hingga aku merasakan apa yang kau rasakan.

Di perjalanan pagi tadi dengan menempuh jarak sekitar 164 km, aku mulai merasakan kegamangan yang hendak tiba ataupun kadang kau menyembunyikannya. Entah aku salah memahami atau tidak, namun perjalanan pagi tadi mengundang aku bertamu di kabar yang kau pernah pertanyakan.

Kemudian suatu hari, engkau mengeluarkan pernyataan yang menjadi pertanyaan bagiku.

Benarkah kabar yang dulu kau tanyakan, tentang kabar yang membuatmu resah kemudian kau damaikan begitu saja?

Dengan santainya kau berkata, “dulu saya cuma pusing, tidak stabil” singkatnya seperti itu.

Diperjalanan, awan mendung, kemudian bulir tetesan air dari langit jatuh dengan iramaNya. Sesekali bulir itu menepuk dua belah pipiku. Hingga aku tak mampu membedakan air yang datang menepuk dan air yang jatuh dari pelupuk mataku sendiri.

“Aku benar-benar kembali pada pertanyaan yang lama kau hiraukan”

Bila aku berada pada posisimu, pertanyaan yang sama akan kulontarkan. Namun akan sulit untuk kudamaikan sendiri.

Kesalahanku karena aku tak sempat menjamah benak yang kau himpun, maaf.

Apa yang kupikirkan dalam perjalanan tadi, kembali bisa aku rasakan saat tiba di kamarku. Lalu terulang kembali, kupikir hari ini adalah hari merasakan kegamanganmu bila waktu itu telah tiba.

Mungkin karena aku yang terlalu khawatir, namun kenyataannya, aku sulit menjamah kabar yang pernah kau pertanyaankan. Semoga esok aku selalu bisa meredam apa yang selalu memberontak, yang kadang menghiraukan namun sebenarnya bisa menjadi damai.

Aku telah merasakan hari yang kau sering pertanyakan. Maaf ketika aku kadang gagal menjamah segala hal yang muncul tiba-tiba di benakmu.

Selalu, aku akan selalu menghadiahkan apa yang kau damba dari benak masa lalu, sekarang dan di masa yang tak bisa tertebak namun akan selalu kita jalani bersama. #optimism

Tidak ada komentar:

Posting Komentar