Senin, Juli 23

Sepenggal Paragraf

Kita wajib percaya bahwa kata demi kata takkan pernah habis untuk dirangkai, demi mencari sebuah makna. Kau pun wajib percaya bahwa aku adalah salah satu kata yang takkan pernah berhenti menghadiahkanmu apa saja yang kau inginkan.

Sebelum semua paragraf menyatu, kata atau kita adalah makna yang terselimuti oleh fatamorgana di siang hari, tepat ketika kau menungguku di depan halaman rumahmu.

Selalu kuartikan tawa kala kau memanggilku.

Kadang aku memerdekakan cemas, saat sentuhan angin beku dihantam resah.

Kecemasanmu atau cemasku menjadi teka-teki indah yang pasti akan kujawab kala aku tiba depan rumahmu. Sedikit rumit, namun kita selalu menemukan jawabannya, sampai hari ini.

Bagaimana dengan esok?

Gunakan saja #optimism

Aku selalu datang tepat waktu, mungkin.

Kadang kala aku membuatmu menunggu lama,

MAAF..

Semoga aku tak selalu mengulang empat huruf itu,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar