Minggu, Juli 29

sebuah kado

kau hadiahkan aku kado berbungkus hijau di malam kelabu
di sebuah bangku tua, kau memandang rerumputan, pikiranmu liar berlari
sementara aku memeluk kado itu, kau masih saja memandangnya
aku tersipu

pernah aku menyimpan surat di bangku ini,
aromanya sedikit tercium hingga kenangan memeluk dari belakang
kau memandang kado dan menyapa tatapanku dengan damai
aku tersanjung

kau menghadiahkan aku,
tepat di penghujung gundah
kau ingin mengurung segalanya
aku selalu menyerahkan semua pada teduhmu

aku menyukai malam dan kado pemberianmu

Anging Mammiri, 28 Juli 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar