Rabu, Juni 13

Pagi Sendu

Ini tentang waktu yang mengekang lalu berniat menghujat, proses yang sulit nan menakutkan untuk langkah yang sepertinya rapuh tidak sama sekali. Sebenar apa janji yang di berikan, dan mungkin kau akan mulai berkata ragu bahkan satu langkah mundur atau lebih. Ini semua adalah kesalahan yang tidak pernah ingin kulakukan, namun terjadi karena kesalahanku dalam memahami.

Aku berlari meninggalkan ruang masa lalu yang hanya berakhir dengan perih, aku mengejar tanpa harus kau tunggu.

Aku bertaruh bukan berarti kau taruhan, tapi untuk diriku sendiri yang kadang lemah. Namun hari ini atau kemarin, dengan ketakutan yang sering kubagikan dalam hari-harimu, mungkin kau akan berniat untuk ragu bahkan menghilangkan semuanya.

Maaf...

Kedamian yang kujanjikan hanyalah sebatas fatamorgana pagi ini, kala aku atau kau kehilangan langkah untuk saling memahami. Ketika terjadi kondisi ini, kusalahkan diriku sendiri yang sebenarnya harus menerima risiko seperti ini. Kala hati tak mampu menahan cemburu, kala langkah terlambat sehasta, lalu aku gagal menggapainya, dan kau pergi.

Maaf... dan terima kasih...

Selagi Tuhan masih mengizinkanku untuk bersamamu, aku berusaha untuk berbenah dan melangkah lebih baik. Kadang kala aku ragu bahwa esok kau akan jauh meninggalkan masaku, dan aku jauh tertinggal. Hingga jarak benar-benar menjadi nyata, tapi semua itu bagiku adalah ketakutan sementara.

Keyakinanku ingin kulebihkan dibanding ketakutanku.

Hari ini atau esok, ketika kau kubagaikan ketidakpastiaan. Kusadar percayamu akan luntur, semoga kau masih menganggap ini proses, tapi ketika kau hilangkan itu, aku tetap jalan pada jalan yang telah kutargetkan.

Sebelum kau mendengar maaf, dan semua yang berkaitan dengan kesalahanku. Selebihnya, kau harus pahami bahwa terkadang cintaku membiarkanmu untuk bebas dan terkadang pula rinduku selalu ingin kau terjaga. Kontras memang,

semua yang kontras akan membuatmu ragu denganku, tapi tidakkah kau ingin jadikan semuanya terlihat lebih baik dengan kau pun yakin dengan proses yang saat ini terdengar sendu.

#Badai pasti berlalu, jika aku yang terkena badai, aku tetap bertahan untukmu. Tapi ketika aku bertanya, kalau kau diposisiku, mungkin jawaban akan berbeda. Tidak heran jika hari ini jawabanmu berbeda, semua itu karena saya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar