Senin, Desember 26

Ketulusanmu

Dengan apa yang telah kugambarkan pada setiap perilaku dan harapan padamu. Aku telah tuangkan harapku yang lebih dari biasanya pada sebuah ruang di hatimu, Ketulusanmu.

Sebuah keadaan yang akan menggundahkan hatimu yang menuai bahagia. Adakah kau akan pahami bahagia yang menggundahkan itu? Tak bermaksud mengusik hari yang tak pernah kuinginkan. Selama ini aku menakar harapan itu, dan kudapatkan pada senyum dan hadirmu.

Ketulusan menutupi keraguan akan hari yang perih, kejujuran hati akan selalu mendampingi untaian kisah yang wajib kita jalani. Suka maupun duka akan tetap berbagi dan silih berganti melangkahkan warnanya. Jika hari ini ada tangis, maka biarlah air mata menentramkan hati yang perih. Namun, esok canda tawa mampu melahirkan pelangi dalam hati yang penuh warna. Kehidupan ini selalu dipenuhi oleh warna yang menguatkan nurani. Aku kuat oleh warna yang kau tularkan dari sepi yang terjaga. Aku tegar oleh langkah yang kau lukiskan dalam setiap malam. Aku ada dengan harapan yang lebih, karena kupikir kau telah menghadirkan hatiku dalam mahligai hatimu sendiri.

KeTULUSan, akan terlihat ketika kau mampu mengharmonisasikan apa yang kau katakan/janjikan dengan apa yang kau kerjakan/berikan.

Bisakah engkau setia dengan ketulusanmu?

Tak perlu setia untuk aku,

Hadirkan setia pada ketulusan yang selalu terjaga. Malam ini aku mengundangmu untuk tetap berada pada sebuah garis yang selaras, mengundangmu untuk saling berbagi ketulusan. Isyratkan hatiku untuk selalu mengerti dan pahami harimu, begitupun dengan segala isyrat hati yang kusampaikan dalam setiap malam untukmu. Alam akan membiarkan aku kekuatan untuk selalu menjaga apa yang harusnya selalu kujaga.

* Percayalah...! Aku Bisa..,!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar