Rabu, Oktober 5

Seratus

Seratus menit saja aku mengumpulkan keping-keping rindu
seratus langkah saja aku menuntun jalan setapak

serasa kau semakin lincah
mengembarakan nafasmu pada sebuah ruang
menuai kasih di belakang awan-awan
akankah kau menuntun langkah ini?

seratus...
aku saja kebingungan
aku saja kehilangan
aku saja menuntutmu

seratus apa?
seratus inilah lukisanku malam ini

saat kubiarkan tiga angka menyuarakannya

SERATUS, 100