Kamis, Agustus 4

Mengadu pada Awan

Pagi kemudian akan mengantarmu pada hari yang selalu memberimu pertanyaan, memberi apa yang belum kau dapatkan di hari kemarin. Disini aku bisa melihat hijaunya rumput-rumput saat aku melangkahkan kakiku di jalan setapak menuju suatu tempat, tempat aku menuliskan pagiku, tempat aku menghirup udara kebebasan, menikmati hari dan mensyukuri pemberianNya. Di tempat ini, beralaskan rumput. Tempat aku memandangi awan yang silih berganti menciptakan hadirnya sendiri.

Dan,
Saat ini, Tuhan menitipkan rasa yang berbeda dari sebelumnya. Sendiri, kucoba artikan semua itu sebelum aku bertanya pada rumput-rumput sepi. Hari ini akan selalu menjadi satu sejarah untuknya, saat aku mengadu pada awan yang senantiasa meneduhkan panasnya suasana. Ini masih selalu tentangnya,



Kepadanya,

Kunantikan kau menyambut apa yang belum kau sambut, meski akan lama atau bisa saja tak kan pernah kau sambut. Selalu ada harapan untuk memiliki, namun tidak jika aku hanya menjadi beban untukmu. Dengan segala apa yang kumiliki, aku tak pernah menyesal berada disini. Ini risiko yang harus kuterima, bahkan aku akan tetap disini. Semua tidak akan menyiksa, semua tidak salah.

Sulitnya hanyalah saat aku harus berdamai dengan kenyataanmu, kau bersamanya, masih dengannya, dan selalu dalam kenangan-kenangan indahmu. Belum tentu aku bisa menjadi lebih baik. (jika saja kau menjadi kekasihku bukan kekasihnya. :D) Maaf, jika harapku berlebih, tak perlu kau pikirkan.

Aku tidak akan memintamu untuk membalasnya, apa yang kumiliki sekarang bukanlah cobaan, namun kuanggap ini adalah salah satu warna dalam lukisan hidup yang Tuhan hadiahkan padaku. Dengannya mungkin kau bahagia, denganku belum tentu. Sungguh, senyum telah cukup melahirkan bahagiaku.

Pagi ini, aku masih di tempatku mengadu pada awan. Menurutmu, haruskah cinta memiliki?

1 komentar:

  1. memiliki atau di miliki, berhak memilih...
    memiliki memeluk erat-erat, di miliki menyetubuhi dengan doa-doa yang di runtuhkan dari surga, hingga doa itu menjadi diri sendiri...

    http://guratansendu.blogspot.com

    BalasHapus