Jumat, Agustus 5

About Your Book

Do you still remember that post? The posts that make me know about you, I may not be familiar to you if it were not for these postings. I have not had time to read this book, but there are lessons to understand the story. About the faithful who are sincere, and his love story that is so enchanting readers every times you read this book. The book, written with a heart will surely get to the hearts of readers, sounds easy but difficult to do.

The heart is the the key to finding answers anxiety when you start writing, what you feel would present itself, such as BJ Habibie, who writes beautifully of his love, and without any problems and obstacles he was able to create such an amazing work for people not understand the meaning of the tears of separation.

Give a million tears and longing for inspiration has always been a weapon to deliver it word for word. All will be visible with all its beautiful and sincere presence.

Back in a room that is very difficult to understand, I hope you still remember and agree that because of this post I know you. I'm sure, not only BJ.Habibie are able to write his story, I will be like that.

For you, I will write it.

Can I borrow your book?

*Habibie and Ainun

Poetry Habibie for Ainun

Ainun… Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,calon bidadari surgaku ….

BJ.HABIBIE


4 komentar:

  1. blm pi kw baca ini buku???blm pi kw baca ini buku???

    BalasHapus
  2. Blum, ada orng sy tunggu mw pinjmkn ka. Tp nda pernah ada kabar....,

    BalasHapus
  3. hehehehh... maap..maap ^^v
    nda pernah kw kasi ingat k jg...
    z kira sdh pinjam mi sm org lain..

    nanti pi paeng.. balik pka nah..
    ;)

    BalasHapus
  4. Trnyata kita..??
    Hmm....

    Kukira masih kita baca, jd nda prnah ka bahas2 ki.

    #sabar menanti.!!

    BalasHapus